Respon Beberapa Pupuk Dan Jarak Tanam Kacang Kedelai (Glycine max) Dalam Sistem Tumpang Sari Dengan Tanaman Rumput Gajah Mini

  • Achmad Dinal Mahmud Universitas Pembangunan Panca Budi

Abstract

Menghasilkan tanaman kedelai dalam sistem tumpang sari dengan tanaman rumput gajah mini yang baik adalah dengan beberapa jarak tanam dan pupuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon beberapa jarak tanam dan pemberian pupuk terhadap pertumbuhan dan produksi kacang kedelai (Glycine max) dalam sistem tumpang sari dengan tanman rumput gajah mini (Pennisetum purpureum cv.mott) Metoda penelitian menggunakan Rancangan Rancangan Petak Terbagi (RPT) terdiri dari petak utama dan sub petak (anak petak). Petak utama perlakuan beberapa jarak tanam dengan 3 taraf perlakuan yaitu N1 : jarak tanam 30 cm x 40 cm, N2: jarak tanam 30 cm x 50 cm dan N3: jarak tanam30 cm x 60 cm, sedangkan untuk sub petak adalah perlakuan beberapa pupuk yang terdiri dari 4 taraf yaitu : R0 : tanpa perlakuan (control), R1 : pupuk organic cair lokal, R2 : pupuk organic cair EM4 dan R3 : pupuk organic cair GDM. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah cabang (cabang), jumlah polong (polong), produksi polong per sampel (g) dan produksi biomassa (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aplikasi beberapa jarak tanam dan pupuk terhadap tanaman kacang kedelai (Glycine max) dalam sistem tumpang sari dengan tanaman rumput gajah mini (Pennisetum purpureum cv.mott) memberikan respon nyata dan sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman dan jumlah cabang namun memberikan respon tidak nyata terhadap parameter jumlah polong, produksi polong per sampel dan produksi biomassa. Pemberian jarak tanam 30 cm x 60 cm dengan pupuk organic cair GDM dengan masih yang paling efektif dalam memberikan respon terhadap tanaman kacang kedelai (Glycine max) dalam sistem tumpang sari dengan tanaman rumput gajah mini (Pennisetum purpureum cv.mott).

Kata kunci: Jarak tanam, Pupuk, Kedelai, Tumpang sari, Rumput gajah mini

References

Adisarwanto, T. 2006. Budidaya dengan Pemupukan yang Efektif dan Pengoptimalan Peran Bintil Akar Kedelai. Penebar Swadaya. Jakarta.
Amrul, H. M. Z. N., & Lubis, N. (2017). Etnobotani Tumbuhan yang Digunakan pada Upacara Sipaha Lima Masyarakat Parmalim. Prosiding SNaPP: Sains, Teknologi, 7(2), 230-237.

Balai Penelitia Ternak Ciawi, 2007.
Balitkabi. 2005. Renstra Balitkabi 2005–2009, Balai Penelitian Tanaman Kacang- Kacangan dan Umbi-umbian. Badan Litbang Pertanian.

Balitkabi. 2009. Deskripsi varietas unggul kacang-kacangan dan umbi-umbian Balai Penelitian Tanaman Kacang dan Umbi-Umbian. Malang.

Eko, S, Arif, A dan Agung, I. 2015. Produktivitas Kedelai dengan Berbagai Jarak Tanam di Yogyakarta. Prosiding Seminar Hasil Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta.

Gofar, N. 2015. Pupuk dan Pemupukan di Lahan Sub-Optimal Jakarta : Polimedia Publishing Hlm. 45 dan 86.

Guritno, B. 2011. Pola Tanam di Lahan Kering. Universitas Brawijaya Press. Malang.

Ginting, T. Y. (2017). Daya Predasi dan Respon Fungsional Curinus coeruleus Mulsant (Coleoptera; Coccinelide) Terhadap Kutu Putih Paracoccus marginatus Williams and Granara De Willink (Hemiptera: Pseudococcidae) di Rumah Kaca.

Haloho L. 2014. Peluang Pengembangan Kedelai Di Sumatera Utara. Prosiding Seminar Hasil Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi 2014.

Harahap, A. S. (2018). Uji kualitas dan kuantitas DNA beberapa populasi pohon kapur Sumatera. JASA PADI, 2(02), 1-6.

Hasibuan, B. E. 2006. Pupuk dan Pemupukan. Universitas Sumatera Utara. Medan.
Humphreys. L. R. 2001. Tropical pasture utilization. Cambridge university Press. Cambridge.

Jonathan, T. 2019. Menentukan Jarak Tanam.

Kartasapoetra. A. G. 2006. Klimatologi Pengaruh Iklim terhadap Tanah dan Tanaman. Bumi Aksara. Jakarta.

Khamseekhiew, B., J.B. LIANG, C.C. WONG and Z.A. JELAN. 2000. Ruminal and intestinal digestibility of some tropical legume forages. Asian-Aust.


2 Kurniawan, A. 2008. Kajian Pertumbuhan dan Hasil Dua Varietas Kedelai (Glycine max L) pada Jarak Tanam yang Berbeda. J. Produksi Tanaman.

Lakitan, B. 2011. Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan.Raja Grafindo Persada. Jakarta.


Lubis,1992.Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai (Glycine max L. Merrill) Pada Berbagai Konsentrasi Pupuk Daun Growmore dan Waktu Pemangkasan. J. Penelitian .

Lubis, N., & Refnizuida, R. (2019, January). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Daun Kelor Dan Pupuk Kotoran Puyuh Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Kacang Panjang (Vigna Cylindrica L). In Talenta Conference Series: Science and Technology (ST) (Vol. 2, No. 1, pp. 108-117).

Lubis, N. (2018). Pengabdian Masyarakat Pemanfaatan Daun Sukun (Artocarpus altilis) sebagai Minuman Kesehatan di Kelurahan Tanjung Selamat-Kotamadya Medan. JASA PADI, 3(1), 18-21.

Mardianto, R. 2014. Pertumbuhan dan Hasil Cabai (Capsicum annum L.) dengan Pemberian Pupuk Organik Cair Daun Tithonia dan Gamal. Jurnal Pertanian. Vol.1 No.1

Mawazin dan Suhaendi, H. 2008. Pengaruh Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan Diameter Shorea Parvifolia Dyer. Pusat Litbang Hutan dan Konservasi Alam. Vol.V No.4:381-388. 2008.

Moraiset al.2007 . Tanaman rumput gajah mini.

Muhadjir,1998,Karakteristik tanam kedelai. Badan penelitian dan pengembangan pertanian, Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan. Bogor.

Nugraha, M. Y. D., & Amrul, H. M. Z. (2019). PENGARUH AIPengaruh Air Rebusan terhadap Kualitas Ikan Kembung Rebus (Rastrelliger sp.) aR REBUSAN TERHADAP KUALITAS IKAN GEMBUNG REBUS (Rastrelliger sp). Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA), 1(1), 7-11.

Rasyid, H. 2013. Peningkatan produksi dan Mutu Benih Kedelai Varietas Hitam Unggul Nasional Sebagai Fungsi Jarak Tanam dan Pemberian Dosis Pupuk P. JUrnal GAMMA. ISSN: 2086-3071.

Sajar, S. (2017). Kisaran Inang Corynespora cassiicola (Berk. & Curt) Wei Pada Tanaman Di Sekitar Pertanaman Karet (Hevea brassiliensis Muell). Jurnal Pertanian Tropik, 4(1), 9-19.

Sirait, B. 2008. Evaluasiadalah, http://youfummi.wordpress.com.

Simms, E.L. and D.L. Taylor. 2002. Partner choice in nitrogen-fixation mutualisms of legumes and rhizobia. Integ. Comp. Biol. 42: 369 – 380.

Siregar, M. (2018). Uji Pemangkasan Dan Pemberian Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Padi Salebu. Jurnal Abdi Ilmu, 11(1), 42-49.

3 Siregar, M. (2018). Potensi Pemanfaatan Jenis Media Tanam Terhadap Perkecambahan Beberapa Varietas Cabai Merah (Capsicum Annum L.). Jasa Padi, 3(1), 11-14.

Sitepu, S. M. B. (2016). Strategi Pengembangan Agribisnis Sirsak di Kabupaten Deli Serdang (Studi Kasus Desa Durin Simbelang Kecamatan Pancur Batu).

Somaatmajaet al., 1995 Tanaman tumpang sari antara kacang-kacangan dan Rumput.
Suhaeni, N. 2007. Petunjuk Praktis menanam Kedelai. Nuansa. Bandung.
Suprapto, H. S. 2000. Pengaruh Dosis Urea Tablet dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedelai Kultivar Sindro. J. Agrosains.

Suprapto, H.S. 2001. Bertanam Kedelai. Cetakan Kedua puluh. Jakarta :Penerbit Penebar Swadaya.

Suryana, R. 2008. Hara Tanaman. Penebar Swadaya. Jakarta.

Syahputra, B. S. A., & Tarigan, R. R. A. (2019). Efektivitas Waktu Aplikasi PBZ terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Padi dengan Sistem Integrasi Padi–Kelapa Sawit. AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian, 22(2), 123-127.

Syarifuddin, N. A. 2006. Nilai Rumput Gajah Sebelum dan Setelah Enzilase pada Berbagai Umur Pemotongan. Produksi Ternak. Fakultas Pertanian UNLAM. Lampung.

Taufika, R. 2011. Pengujian Beberapa Dosis Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Wortel (Daucus carota L.).Kabupaten Lima Puluh Koto. J. Tanaman Hortikultura.

Tarigan, R. R. A., & Ismail, D. (2018). The Utilization of Yard With Longan Planting in Klambir Lima Kebun Village. Journal of Saintech Transfer, 1(1), 69-74.

Thahir, S.N., Hadmadi. 1985. Tumpang Gilir (Multiple Cropping). JakartaC.V.Yasaguna. 101 hal.

Vanis, R. D. 2007. Pengaruh Pemupukan dan Interal Defoliasi terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Rumput Gajah di Badawah Tegakan Pohon Sengon (Skripsi tidak dipublikasikan). Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor.

Warsana. 2009. Introduksi Teknologi Tumpang Sari Kedelai dan Kacang tanah BPTP Jawa Tengah.

Warsana. 2009. Introduksi Teknolgi Tumpangsari Kedelai dan Kacang Tanah.

Wijaya, K. A. 2013. Aplikais Pupuk Lewat Daun pada Tanaman Kailan. Jurnal Ilmu Pertanian Vol.11 No. 1.

Zamriyetti, Z., Siregar, M., & Refnizuida, R. (2019). Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) dengan Aplikasi Beberapa Konsentrasi Nutrisi AB Mix dan Monosodium Glutamat pada Sistem Tanam Hidroponik Wick. AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian, 22(1), 56-61.
Published
2019-05-04
How to Cite
MAHMUD, Achmad Dinal. Respon Beberapa Pupuk Dan Jarak Tanam Kacang Kedelai (Glycine max) Dalam Sistem Tumpang Sari Dengan Tanaman Rumput Gajah Mini. Kumpulan Karya Ilmiah Mahasiswa Fakultas sains dan Tekhnologi, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 3, may 2019. Available at: <https://jurnal.pancabudi.ac.id/index.php/fastek/article/view/1241>. Date accessed: 09 aug. 2022.