Pengaruh Pemberian Batang Pisang Fermentasi Terhadap Karkas Itik Lokal (Anas SP)

  • Gary Ardhiansyah Universitas Pembangunan Panca Budi

Abstract

Meningkatnya kesadaran masyarakat akan konsumsi daging dengan kandungan lemak tinggi, telah membawa perubahan terhadap pola konsumsi daging unggas dari ayam ras ke daging itik, sehingga mendorong meningkatkan permintaan daging itik. Pakan adalah salah satu sumber daya yang memiliki peran paling strategis dalam produksi itik lokal. Kondisi pakan yang tidak mencukupi kebutuhan akan mengakibatkan produktivitas menurun. Untuk itu, pada pemanfaatan batang pisang dibutuhkan teknologi fermentasi untuk memperbaiki kualitas nutrisinya dengan menambahkan bioaktivator yang telah beredar dipasaran seperti SOC. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan P0 kontrol (tanpa batang pisang); P1 menggunakan 10% fermentasi batang pisang; P2 menggunakan 20% fermentasi batang pisang; P3 menggunakan 30% fermentasi batang pisang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian batang pisang fermentasi terhadap karkas itik lokal (Anas sp). Parameter yang diamati meliputi bobot potong, bobot karkas dan bagian-bagian karkas (paha, dada, punggung dan sayap). Hasil analisis sidik ragam meperlihatkan bahwa pemberian batang pisang fermentasi terhadap itik lokal berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap bobot potng, bobot karkas dan bagian-bagian karkas.


Kata kunci : Batang pisang, Fermentasi, Itik lokal

References

Ali, A. dan N. Febrianti, Nanda. 2009. Performans Itik Lokal (lokal x peking) Fase Starter pada Tingkat Kepadatan Kandang yang Berbeda di Desa Laboi Jaya Kabupaten Kampar.Jurnal Peternakan. 6 (1) : 29-35.

Arianti dan Arsyadi Ali. 2009. Performans Itik Pedaging (Lokal x Peking) Pada Fase Starter yang Diberi Pakan dengan Persentase Penambahan Jumlah Air yang Berbeda. Jurnal Peternakan. Vol. 6. No. 2. Hal 71-77.

Arwinsyah. 2015. Pemberian Tumpi Jagung Fermentasi Dengan Berbagai Bioaktivator Sebagai Pakan Komplit Terhadap Pertumbuhan Domba Jantan Lokal Lepas Sapih. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Pembangunan Panca Budi. Medan.

Dedi R. 2007. Model Kurva Pertumbuhan Itik Tegal Jantan Sampai Umur Delapan Minggu (Growth Curve Model of Tegal Duck Until Eigth Weeks Ages). Jurnal Ilmu Ternak, Juni 2007. Vol. 7. No. 1. Hal 12-15.

Dewanti, R. M, Irham dan Sudiyono. 2013. Pengaruh Penggunaan Eceng Gondok (Eichornia crassipes) Terfermentasi Dalam Ransum Terhadap Persentase Karkas, Non-karkas dan Lemak Abdominal Itik Lokal Jantan Umur Delapan Minggu. Buletin Peternakan. 37(1): 19-25. Februari 2013. Hlm. 19-25.

Erisir Z, O. Poyraz, E. Onbasilar, E. Erdem, G. Oksuztepe. 2009. Effects of housing system, swimming pool and slaughter age on duck performance, carcass and meat characteristics. J Anim Vet Adv8(9): 1864-1869.

Ginting, R. B., & Ritonga, M. Z. (2018). Studi Manajemen Produksi Usaha Peternakan Kambing Di Desa Deli Tua Kecamatan Namorambe Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Agroveteriner, 6, 93-104.

Harasida, 2011. Pengaruh Dosis Urea Dalam Amoniasi Batang Pisang Terhadap Degradasi Bahan Kering, bahan organik dan Protein Kasar Secara In- vitro. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Andalas. Padang.

Irham. M. 2012. Pengaruh Penggunaan Eceng Gondok (Eichornia crassipes.) Fermentasi dalam Ransum Terhadap Persentase Karkas, Non Karkas dan Lemak Abdominal Itik Lokal Jantan Umur Delapan Minggu. Skripsi. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Iswanto. A. 2015. Pemberian Tumpi Jagung Fermentasi Dengan Berbagai Bioaktifator Sebagai Pakan Komplit Terhadap Persentase Karkas Domba Jantan Lokal Lepas Sapih. Skripsi. Universitas Pembangunan Panca Budi. Medan.



Juwita. R. 2012. Studi Produksi Alkohol Dari Tetes Tebu (Saccharum officinarum L) Selama Proses Fermentasi. Skirpsi. Fakultas Tehnik Pertanian. Universitas Hasanuddin. Makasar.


Kamran, Z. M.Sarwar, M. Nisa, M. A.2008. Effect of low protein diets having constant energy to protein ratio on performance and carcass characteristics of broiler chickens from one to thirty five days of age.Poultry Sci. 2008.87: 468-474.

Lubis, a. R. (2018). Keterkaitan kandungan unsur hara kombinasi limbah terhadap pertumbuhan jagung manis. Jasa padi, 3(1), 37-46.Siregar, d. J. S. (2018). Pemanfaatan tepung bawang putih (allium sativum l) sebagai feedadditif pada pakan terhadap pertumbuhan ayam broiler. Jurnal abdi ilmu, 10(2), 1823-1828. Matitaputty. P. R dan H. Bansi. 2016. Pertumbuhan Dan Produksi karkas Itik Lokal Gemba Pada Umur 12 minggu. Seminar Nasional Peternakan 2, Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin Makassar.

National Research Council (NRC). 1994. Nutrient Requirement Of Poultry, 9th Resived Edition. National Academy Press. Washington DC.

Nirwana. 2011. Pemberian Berbagai Bentuk Ransum Berbahan Baku Lokal Terhadap Persentase Karkas, Lemak Karkas dan Lemak abdominal Ayam Broiler. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin. Makassar.

Pasang, N. 2016. Persentase Karkas, Bagian-Bagian Karkas dan Lemak Abdominal Itik Lokal (Anas sp.) yang Diberi Tepung Kunyit (Curcuma domestica Val.) Dalam Pakan. Skripsi. Universitas Hasanuddin. Makassar.

Purba, M., dan Prasetyo LH. 2014. Respon dan Pertumbuhan dan Produksi Karkas Itik Pedaging EPMP Terhadap Perbedaan Kandungan Serat Kasar dan Protein Dalam Pakan. JITV. 19 (3) Th. 2014 : 220-230.

Putra, A., Rukmiasih., R. Afnan. 2015. Persentase dan Kualitas Karkas Itik Cihateup-Alabio (CA) pada Umur Pemotongan yang Berbeda. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Perternakan. Vol. 03 (1), Januari 2015: 27-32.

Pribady, W. A. 2008. Produksi karkas angsa (Anser cygnoides) pada berbagai umur pemotongan. [skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.Bogor.

Randa, S. Y., I. Wahyuni, G. Joseph, H. T. Uhi, Rukmiasih, H. Hafid, dan A. Parakkasi. 2002. Efek pemberian serat tinggi dan vitamin-E terhadap produksi karkas dan non karkas itik Mandalung. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner.Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Departemen Pertanian, Bogor. Hal: 261-264.

Randa S, Y. 2007. Bau Daging dan Performa Itik Akibat Pengaruh Perbedaan Galur dan Jenis Lemak Serta Kombinasi Antioksidan (vitamin A, C dan E) dalam Pakan (Disertasi). [Bogor Indonesia] : Institut Pertanian Bogor.

Rasyaf, M. 2002. Beternak Itik. Edisi Ke – 16. Kanisius. Yoyakarta.

Risa. A dan U. Umiyasih. 2009. Pemanfaatan Tanaman Ubi Kayu dan Limbahnya Secara Optimal sebagai Pakan Ternak Ruminansia, Wartazoa Vol. 19 No. 4 Th. 2009. Hlm. 192.

Rukmiasih, P., R. Matitaputty., P. S. hardjosworo., dan L. H. Prasetyo. 2015. Performan Pertumbuhan dan Produksi Karkas Itik CA [Itik Cihateup x Itik Alabio] Sebagai itik Pedaging. Jurnal Peternakan Sriwijaya. Vol.4. No. 2. Hal 29-34.

Rostika I,. Ismoyowati dan Ibnu Hari Sulistiawan. 2013. Pengaruh Penggunaan Azolla microphylla dengan Lemna polyrrhiza dalam Pakan Itik Peking Pada Level Protein yang Berbeda Terhadap Bobot dan Persentase Non Karkas. Jurnal Ilmiah Peternakan 2(1): 32-41. Fakultas Peternakan. Universitas Jendral Soedirman. Purwokerto.

Sajar, S. (2017). Kisaran Inang Corynespora cassiicola (Berk. & Curt) Wei Pada Tanaman Di Sekitar Pertanaman Karet (Hevea brassiliensis Muell). Jurnal Pertanian Tropik, 4(1), 9-19.

Sajar, s. (2018). Karakteristik kultur corynespora cassiicola (berk. &curt) wei dari berbagai tanaman inang yang ditumbuhkan di media pda. Agrium: jurnal ilmu pertanian, 21(3), 210-217

Sanusi, A., Rusiadi, M., Fatmawati, I., Novalina, A., Samrin, A. P. U. S., Sebayang, S., & Taufik, A. (2018). Gravity Model Approach using Vector Autoregression in Indonesian Plywood Exports. Int. J. Civ. Eng. Technol, 9(10), 409-421

Sastrosupadi, A. 1999. Rancangan Percobaan Praktis Bidang Pertanian. Kanisius. Yogyakarta.

Sudaro, Y dan A. Siriwa. 2007. Ransum Ayam dan Itik. Cetakan IX. Penebar Swadaya, Jakarta.

Sinurat. A. p. 2000. Penyusunan Ransum Ayam Buras dan Itik. Pelatihan Proyek Pengembangan Agribisnis Peternakan. Dinas Peternakan DKI Jakarta.

Standar Nasional Indonesia. 2018. Pakan Itik Pedaging Penggemukan. Badan Standarisasi Nasional. SNI 508:2018

Siregar, M., & Idris, A. H. (2018). The Production of F0 Oyster Mushroom Seeds (Pleurotus ostreatus), The Post-Harvest Handling, and The Utilization of Baglog Waste into Compost Fertilizer. Journal of Saintech Transfer, 1(1), 58-68.

Sitepu, s. A., udin, z., jaswandi, j., & hendri, h. (2018). Quality differences of boer liquid semen during storage with addition sweetorangeessential oil in tris yolk and gentamicin extender. Jcrs (journal of community research and service), 1(2), 78-82.

Sulardi, T., & Sany, A. M. (2018). Uji pemberian limbah padat pabrik kopi dan urin kambing terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat (Lycopersicum esculatum). Journal of Animal Science and Agronomy panca budi, 3(2).

Tarigan, r. R. A. (2018). Penanaman tanaman sirsak dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah. Jasa padi, 2(02), 25-27.

Tarigan, r. R. A., & ismail, d. (2018). The utilization of yard with longan planting in klambir lima kebun village. Journal of saintech transfer, 1(1), 69-74.

Yuniarti, D. 2011. Persentase Berat Karkas dan Berat Lemak Abdominal Broiler yang Diberi Pakan Mengandung Tepung Daun Katuk (Sauropus androgynus), Tepung Rimpang Kunyit (Curcuma domestica) dan Kombinasinya. Skripsi. Prog Studi Teknologi Hasil Ternak. Fakultas Peternakan. Universitas Hasanuddin. Makassar.

Windhyarti, S.S. 2002. Beternak Itik Tanpa Air. Cetakan Ke-22. Penebar Swadaya, Jakarta.
Published
2021-05-07
How to Cite
ARDHIANSYAH, Gary. Pengaruh Pemberian Batang Pisang Fermentasi Terhadap Karkas Itik Lokal (Anas SP). Kumpulan Karya Ilmiah Mahasiswa Fakultas sains dan Tekhnologi, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 115, may 2021. Available at: <https://jurnal.pancabudi.ac.id/index.php/fastek/article/view/1523>. Date accessed: 12 aug. 2022.