Respon Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma Cacao L) Dengan Pemberian Kotoran Sapi dan Pupuk Cair Mol Bonggol Pisang

  • Alfiansyah Rangkuti Universitas Pembangunan Panca Budi

Abstract

Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu komoditi perkebunan yang sesuai untuk perkebunan rakyat, karena tanaman ini dapat berbunga dan berbuah sepanjang tahun, sehingga dapat menjadi sumber pendapatan harian atau mingguan bagi pekebun. Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui pengaruh pemberian kotoran sapi dan pemberian pupuk cair MOL bonggol pisang terhadap pertumbuhan tanaman Kakao ( Theobroma cacao L ) beserta interaksinya. Penelitian ini menggunakan Split Plot Design dengan yang terdiri dari 2 faktor perlakuan dengan 6 kombinasi dan 4 ulangan sehingga di peroleh 24 plot dengan jumlah 120 tanaman penelitian. Main Plot (petak utama) adalah Pemberian pupuk kotoran sapi yang di beri dengan simbol “P” terdiri dari P0= Tanpa Perlakuan (Kontrol) dan P1= 200 gram/polibag. Sub Plot (anak plot) adalah pemberian pupuk cair MOL bonggol pisang yang di beri dengan simbol “M” terdiri dari M0 = Tanpa perlakuan (kontrol),M1= 200 ml/polibag dan M2 = 400 ml/polibag. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), lebar daun (cm), panjang daun (cm), berat kering (gram) dan juga berat basa (gram). Hasil Penelitian menunjukan pengaruh pemberian kotoran sapi terhadap pertumbuhan tanaman kakao pada tinggi tanaman (cm), jumlah daun , lebar daun(cm), panjang daun (cm), berat kering tanaman (gram), dan berat basah tanaman di semua parameter yang diamati menunjukan berpengaruh tidak nyata dimana perlakuan terbaik didapat pada P1 (200 gram/polibeg). pemberian Pupuk cair MOL bonggol pisang terhadap pertumbuhan tanaman kakao pada tinggi tanaman (cm), jumlah daun , lebar daun(cm), panjang daun (cm), berat kering tanaman (gram), dan berat basah tanaman di semua parameter yang diamati menunjukan berpengaruh tidak nyata dimana perlakuan terbaik didapat pada M2 (400 ml/polibeg). Tidak adanya interaksi antara pemberian kotoran sapi dan pupuk cair MOL bonggol pisang terhadap parameter yang diamati.

Kata Kunci : sapi, MOL bonggol pisang, Kakao

References

Agustina. 1990.Nutrisi Tanaman. Jakarta: Rineka Cipta

Annisava, A. R. 2013. Optimalisasi Pertumbuhan dan Kandungan Vitamin CKailan (Brassica Alboglabra L.) Menggunakan Bokashi Serta Ekstrak Tanaman Terfermentasi Agroteknologi,3(2):1-10

Budiyanto, Krisno. 2011. “Tipologi Pendayagunaan Kotoran Sapi dalam UpayaMendukung Pertanian Organik di Desa Sumbersari KecamatanPoncokusumoKabupaten Malang. Jurnal GAMMA 7 (1) 42-49

Dinesh R, Srinivasan V, Hamza S, Manjusha A.2010. Short-term incorporation of organikmanures and biofertilizers influencesbiochemical and microbialcharacteristics ofsoils under an annual crop turmeric(Curcuma longaL.).Bioresource Technol.101:4697-4702

Dwijoseputro.1992.Fisiologi Tumbuhan dan Metabolisme Tanaman.Jakarta: Gramedia

Firmana, A. A. N. Tjahjani. 2014. Karakterisasi Hasil dan Penentuan Laju Reaksi Fermentasi Bonggol Pisang (Musa Paradisiaca) Menjadi Etanol denganSaccharomyces Cerevisiae. Chemistry, 3(3): 21-26

Ginting, R. B., & Ritonga, M. Z. (2018). Studi Manajemen Produksi Usaha Peternakan Kambing Di Desa Deli Tua Kecamatan Namorambe Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Agroveteriner, 6, 93-104.

Ginting, R. B., & Ritonga, M. Z. (2018). Studi Manajemen Produksi Usaha Peternakan Kambing Di Desa Deli Tua Kecamatan Namorambe Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Agroveteriner, 6, 93-104. Ginting, T. Y. (2017). DAYA PREDASI DAN RESPON FUNGSIONAL Curinus coeruleus MULSANT (COLEOPTERA; COCCINELIDE) TERHADAP Paracoccus marginatus WILLIAMS DAN GRANARA DE WILLINK (HEMIPTERA; PSEUDOCOCCIDAE) DI RUMAH KACA. Jurnal Pertanian Tropik, 4(3), 196-202.


Ginting, T. Y. (2017). Daya Predasi dan Respon Fungsional Curinus coeruleus Mulsant (Coleoptera; Coccinelide) Terhadap Kutu Putih Paracoccus marginatus Williams and Granara De Willink (Hemiptera: Pseudococcidae) di Rumah Kaca. Hadisumitro, L. M. 2002. Membuat Kompos. Jakarta : Penebar Swadaya, 54 hal.ICCO. 2013. 1CCO Quarterly Bulletin Of Cocoa Statistics, Vol. XXX1X.International Cocoa Organisation.


Julik K.H. 2017. Pengaruh Kotoran sapi dan pupuk Mol Bonggol pisang terhadap pertumbuhan dan produksi padi pada sistem ipat-bo. Agroteknologi.

Lubis, A. R. (2018). KETERKAITAN KANDUNGAN UNSUR HARA KOMBINASI LIMBAH TERHADAP PERTUMBUHAN JAGUNG MANIS. JASA PADI, 3(1), 37-46.

Maspary. 2012. Kehebatan Mol Bonggol Pisang Kepok. Tersedia padahttp://www.gerbangpertanian.com/2012/05/ apa kehebatanmol bonggolpisang kepok.html. Diakses tanggal 2 Januari 2017.

Misrun, S. 2010. Daya simpan benih kakao (Theobroma kakao) denganpemberian Poliyethylene Glycol (PEG) pada berbagai wadah simpan.Diajukan sebagai skripsi, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatra Utara.

Narirati. I., M damanik, dan G.Sitanggang. 2013. Ketersediaan Nitrogen pada tiga jenis tanah akibat pemberian tiga bahan organik dan serapannya padatanaman jagung. Agroekoteknologi, 1(3):479-488.

Nugroho, Panji. 2007. PupukKompos Cair. Yogyakarta: Pustaka Baru Pres

Nur Harafizah dan Rabiatul Mukarramah. 2017. Aplikasi pupuk kandang kotoran
sapi pada pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit (CapsicumFrustescens L.) di lahan rawa lebak. Agroteknologi. Hal 7

Parnata, A. 2010. Meningkatkan Hasil Panen dengan Pupuk Organik. PT.Agromedia Pustaka. Jakarta.

Pinem, A. 2011.Pengaruh Media Tanam dan Pemberian kapur TerhadapPertumbuhan Kakao (Theobroma cacao L.) di Pembibitan.J.Agroland17(2):138-143.

Rahmadhani, F. (2018). Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sebai Ruang Terbuka Hijau (RTH). Prosiding semnastek Inovasi teknologi Berkelanjutan UISU.

Sajar, S. (2017). Kisaran Inang Corynespora cassiicola (Berk. & Curt) Wei Pada Tanaman Di Sekitar Pertanaman Karet (Hevea brassiliensis Muell). Jurnal Pertanian Tropik, 4(1), 9-19.

Sajar, S. (2018). Karakteristik Kultur Corynespora cassiicola (Berk. &Curt) Wei dari Berbagai Tanaman Inang yang Ditumbuhkan di Media PDA. AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian, 21(3), 210-217.

Setiawan, P. 2013. Pengaruh Perendaman Benih Kakao Dalam Air Kelapa DanPemberian Pupuk N P K Mg Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao(Theobroma cacao L.). Diajukan sebagai skripsi, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara.

Siregar, M., & Idris, A. H. (2018). The Production of F0 Oyster Mushroom Seeds (Pleurotus ostreatus), The Post-Harvest Handling, and The Utilization of Baglog Waste into Compost Fertilizer. Journal of Saintech Transfer, 1(1), 58-68.

Siregar, M. (2018). Respon Pemberian Nutrisi Abmix pada Sistem Tanam Hidroponik Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi (Brassica Juncea). Jasa Padi, 2(02), 18-24.

Sitepu, S. M. B. (2016). Strategi Pengembangan Agribisnis Sirsak di Kabupaten Deli Serdang (Studi Kasus Desa Durin Simbelang Kecamatan Pancur Batu).

Soepena. 2008. Pembudidayaan tanaman cokelat. Penebar Swadaya. Jakarta.

Steel, R.G.D. dan Torrie, J.H. 1991. Prinsip dan Prosedur Statistika SuatuPendekatanBiometrik (Terjemahan oleh Bambang Sumantri). Gramedia.Jakarta.19.

Suhastyo, A.A.,2011. Studi Mikrobiologi dan Sifat Kimia Mikroorganisme Localyang Digunakan pada Budidaya Padi Metode SRI(Systemb of RiceIntensification).Tesis. Institut Pertanian Bogor.

Sutedjo, M.M. dan Kartasapoetra. 2006. Pupuk dan Cara Pemupukan. Edisi ke5.Rhineka Cipta . Jakarta

Syahputra, B. S. A., Sinniah, U. R., Ismail, M. R., & Swamy, M. K. (2016). Optimization of paclobutrazol concentration and application time for increased lodging resistance and yield in field-grown rice. Philippine Agricultural Scientist, 99(3), 221-228.

Tarigan, R. R. A., & Ismail, D. (2018). The Utilization of Yard With Longan Planting in Klambir Lima Kebun Village. Journal of Saintech Transfer, 1(1), 69-74.

Tjitrosoepomo, gembong, 1998. Taksonomi Tumbuhan (spermathopyta). Gadjah Mada, universitas Yogjakarta.

Wahju Muljana, 2010. Bercocok Tanam Cokelat. Aneka Ilmu, Semarang.

Wahyudi, T.R. Pangabean, dan Pujianto. 2013. Panduan Lengkap Kakao, PenebarSwadaya. Jakarta.

Warisman, A. P., Setyaningrum, S., & Siregar, D. J. S. (2017)Efektivitas Campuran Ekstrak Daun Ruku-Ruku, Daun Serai dan Daun Jeruk Purut terhadap Kualitas Interior Telur Puyuh. PROSIDING, 51.

Wayan,Kurniasih.2007. Pertumbuhan Dan Perkembangan Tanaman. Jakarta: Penebar Swadaya

Widya. Y., 2008. Budidaya bertanam Cokelat, Tim Bina karya Tani. Bandung.

Wikipedia, 2014. Kakao Indonesia. (Online) available at http: Wikipedia budidayatanaman kakao. Diakaes tanggal 20 September 2014.
Published
2021-05-10
How to Cite
RANGKUTI, Alfiansyah. Respon Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma Cacao L) Dengan Pemberian Kotoran Sapi dan Pupuk Cair Mol Bonggol Pisang. Kumpulan Karya Ilmiah Mahasiswa Fakultas sains dan Tekhnologi, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 212, may 2021. Available at: <https://jurnal.pancabudi.ac.id/index.php/fastek/article/view/1686>. Date accessed: 10 aug. 2022.