Perancangan Gedung Islamic Center Di Kecamatan Medan Labuhan dengan Pendekatan Arsitektur Melayu

  • Annisa Aprillia Airny Br. Sihombing

Abstract

ABSTRAK Adanya pembangunan keagamaan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman keagamaan di masyarakat disamping terjadinya kemerosotan moral melalui aksi pornografi, kriminalitas, maupun kenakalan remaja. Untuk itu, membutuhkan Perancangan Gedung Islamic Center agar dapat mewadahi seluruh kegiatan keagamaan di masyarakat. Perancangan Gedung Islamic Center sebagai wadah dalam meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat dimulai dari usia muda hingga usia tua. Metodologi yang digunakan ialah membuat perancangan gedung melalui pendekatan arsitektur melayu secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini berupa desain dan Perancangan Gedung Islamic Center. Luaran yang dihasilkan berupa konsep dan gambar desain dalam bentuk skalamatis. Kata kunci: Keagamaan, Perancangan, Islamic Center, Arsitektur Melayu

References

DAFTAR PUSTAKA
Andriana, M., &Tharo, Z. (2018). Implementasi Pemeliharaan Bangunan Tradisional
Rumah Bolon di Kabupaten Samosir. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian
Kepada Masyarakatdan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 1, 513-523.
Angkasa, Zuber. (2016). Arsitektur Melayu Berbasis Islam dan Relevansinya dalam
Desain Gedung UIN Raden Fatah Palembang. Palembang:
UniversitasMuhammadiyah.
Anonim. (2014). Analisa Perubahan Penggunaan Ornamen Melayu Pada Rumah Tinggal
di Kota Medan. Medan: Universitas Sumatera Utara (USU)
Anonim. (2014). Penjelasan Islam Berdasarkan Hadis. Islamic Studies.
Bachtiar, r. (2018, october). Analysis a policies and praxis of land acquisition, use, and
development in north sumatera. In international conference of aseanprespective
and policy (icap) (vol. 1, no. 1, pp. 344-352).
BadanPusatStatistik Kota Medan. (2017). Kecamatan Medan Labuhan Dalam Angka.
CV. RilisGrafika.
Dhofier, Zamaksyari, Dr,H,M,A. (1982). Tradisi Pesantren: Studi Tentang Pandangan
Hidup Kyai. LP3ES Jakarta.
Fachri, Zahari, M. (2016). Tipologi Perubahan Bentuk Arsitektur Pada Rumah
Tradisional Melayu Deli. Medan: IstitutTeknologi Medan.
Gunawan, Hendra. (2016). Masjid Agung Madani Islanic Center Rokan Hulu.
Kartika, Ayu. (2014). Analisis Penerapan Ornamen Bernuansa Melayu Ditinjau dari
Bentuk dan Warna di Kota Medan. Medan: UniversitasNegeri Medan (UNIMED).
Lubis, N. (2018). PengabdianMasyarakatPemanfaatanDaunSukun (Artocarpusaltilis)
sebagaiMinumanKesehatan di KelurahanTanjungSelamat-Kotamadya Medan.
JASA PADI, 3(1), 18-21.
Maksum, Ali. (2015). Model Pendidikan Toleransi Di Pesantren Modern dan Salaf.
Dosen Fakultas Tarbiyah dan Kependidikan UIN SunanAmpel Surabaya.
Nu’man, Bahaqi. (2017). Jelajah Sumatra Utara. Borobudur Inspira Nusantara.
Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Rencana Detail Tata
Ruang Dan Peraturan Zonasi Kota Medan Tahun 2015-2035
PeraturanMenteriKesehatanRepublik Indonesia Nomor 9 Tahun 2014 TentangKlinik.
PetunjukPelaksanaan (JUKLAK) proyek Islamic Center di seluruh Indonesia.
Departemen Agama, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (DITJEN
BIMAS) Islam, DirektoratPenerangan Agama, 1976.
Prasetyo, Andi Seto. (2016). Islamic Center di Kota Tanggerang. Tanggerang:
UniversitasTarumanegara (Untar).
Puji, R. P. N., Hidayah, B., Rahmawati, I., Lestari, D. A. Y., Fachrizal, A., &Novalinda,
C. (2018). Increasing Multi-Business Awareness through “Prol Papaya”
Innovation. International Journal of Humanities Social Sciences and
Education, 5(55), 2349-0381.
Putra, K. E. (2018, March). The effect of residential choice on the travel distance and the
implications for sustainable development. In IOP Conference Series: Earth and
Environmental Science (Vol. 126, No. 1, p. 012170). IOP Publishing.
Raharudro, Bhirowo. (2013). Landasan Konseptual Perencanaan dan Perancangan
“Islamic Center” dengan Nuansa Budaya Cina di Semarang. Yogyakarta:
UniversitasAtmaJaya.
Rahmadhani, F. (2018). TempatPembuanganAkhir (TPA) sebaiRuang Terbuka Hijau
(RTH). ProsidingsemnastekInovasiteknologiBerkelanjutanUISU.
Ritonga, H. M., Setiawan, N., El Fikri, M., Pramono, C., Ritonga, M., Hakim, T.,
...&Nasution, M. D. T. P. (2018). Rural Tourism Marketing Strategy AndSwot
Analysis: A Case Study Of Bandar PasirMandoge Sub-District In North
Sumatera. International Journal of Civil Engineering and Technology, 9(9).
Rustam, Sri Wahyuni. (2014). Islamic Center di Makassar. Makassar:
UniversitasHasanuddin.
Sanusi, A., Rusiadi, M., Fatmawati, I., Novalina, A., Samrin, A. P. U. S., Sebayang, S.,
...&Taufik, A. (2018). Gravity Model Approach using Vector Autoregression in
Indonesian Plywood Exports. Int. J. Civ. Eng. Technol, 9(10), 409-421.
Sigit, F. F. (2018). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Nilai Properti pada
Perumahan Berkonsep Cluster (StudiKasusPerumahan J City).
Siregar, M., & Idris, A. H. (2018). The Production of F0 Oyster Mushroom Seeds
(Pleurotusostreatus), The Post-Harvest Handling, and The Utilization of Baglog
Waste into Compost Fertilizer. Journal of Saintech Transfer, 1(1), 58-68.
Syafe’i, Imam. (2017). Pondok Pesantren: LembagaPendidikanPembentukanKarakter.
Universitas Islam NegeriRadenIntanLampung
Tarigan, R. R. A., & Ismail, D. (2018). The Utilization of Yard WithLongan Planting in
Klambir Lima Kebun Village. Journal of Saintech Transfer, 1(1), 69-74.
Ulumiyah, Fauqiatul. (2017). Perancangan Jombang Islamic Center: Tema Islamic
Architecture. Universitas Islam NegeriMaulana Malik Ibrahim.
Wahid, Julaihi. & Alamsyah, Bhakti. (2013). Arsitektur & Sosial BudayaSumatera
Utara. Yogyakarta: GrahaIlmu.
WahyuniRustam, Sri (2014). Islamic Center Di Makassar. UniversitasHasanuddin
Makassar.
Wirjomartono. B, Dkk. (2009). Sejarah Kebudayaan Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.
Published
2019-06-21
How to Cite
BR. SIHOMBING, Annisa Aprillia Airny. Perancangan Gedung Islamic Center Di Kecamatan Medan Labuhan dengan Pendekatan Arsitektur Melayu. Kumpulan Karya Ilmiah Mahasiswa Fakultas sains dan Tekhnologi, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 363, june 2019. Available at: <https://jurnal.pancabudi.ac.id/index.php/fastek/article/view/2097>. Date accessed: 12 aug. 2022.