Pemanfaatan Biochar Dan Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L)

  • LELA INDAH SARI Universitas Pembangunan Panca Budi

Abstract

Menghasilkan tanaman bawang merah organik yang berkualitas dan bermutu dapat dilakukan dengan pembudidayaan tanaman dan melakukan caracara yang baik, juga perawatan yang maksimal, salah satunya yaitu dengan cara pengaplikasian Biochar (Tempurung kemiri dan Arang Sekam) dan POC kulit pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pemanfaatan Biochar dan pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah (Allium ascaloicum L). Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial terdiri dari 2 faktor. Factor pertama adalah pemberian biochar yang terdiri 5 taraf yaitu: B0 = (kontrol), B1= Biochar tempurung kemiri 0,4 kg/plot, B2= Biochar tempurung kemiri 0,8 kg/plot, B3= Biochar sekam padi 0,4 kg/plot, B4= Biochar sekam padi 0,8 kg/plot. Faktor kedua adalah pemberian pupuk organik cair dengan 3 taraf yaitu : P0 : 0 ml/1 pet tanaman (kontrol), P1 = 10 ml/1 per tanaman, dan P2 = 20 ml/1 per tanaman. Parameter yang diamati yaitu panjang daun persampel (cm), Jumlah anakan persampel (umbi), Bobot basah per plot (g), Bobot kering per plot (g), Konversi produksi per Ha (g). Hasil penelitian menunjukan bahwa aplikasi Biochar (tempurung kemiri dan sekam padi) menunjukan pengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati, perlakuan yang terbaik adalah B4 (Biochar sekam padi 0,8 kg/plot) untuk panjang daun per sampel dan B2 (biochar tempurung kemiri 0,8 kg/plot) untuk jumlah anakan sedangkan pada parameter jumlah anakan per sampel, bobot basah per plot, bobot kering per lot dan konversi produksi per Ha. Hasil penelitian menunjukan bahwa aplikasi pupuk organik cair menunjukan pengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati, dimana hasil yang terbaik adalah P2 (20 ml/l pertanaman). Interaksi antara pemberian biochar dan pupuk organik cair menunjukan pengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati.

Kata kunci : Pupuk Organik Cair, Biochar, Bawang Merah

References

Abdillah, H. A. S. R. I., Iqbal, M. U. H. A. M. M. A. D., & Amrul, H. M. (2012). First breeding records of Black-winged stilt Himantopus himantopus himantopus in Indonesia. 456ÿ89 ÿ 9 ÿ 56ÿ ÿ ÿ, 18.

Agriculture Syllbus. 2009. The Role of Nitrogen in Agriculture Production System. Charles Sturt University. Australia. Hal 114-115.

Alam, N, Saleh, M, Sdan Hutomo, G, S. 2010. Karakteristik Buah Kakao yang Dipanen pada Berbagai Tempat Tumbuh dan Kelas Kematangan. J. Agroland, 17(2), 123-130.

Badan Pusat Statistik. 2014. Produksi Bawang Merah Indonesia. http://www.bps.go.id. Diakses pada tanggal 20 Desember 2018.

Badan Pusat Statistik. 2015. Produksi Bawang Merah Sumatera Utara. Biro Statistik Sumatera Utara. Medan.

Budianto, A., Nirwan, S., dan Ichwan, S. M. 2015. Pengaruh Pemberian Berabagai Dosis Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Varietas Lembah Palu. Jurnal Agrotekbis 3(4) : 440-447. Universitas Tadulako, Palu.

Damanik, M. M. B, Bachtiar, E. H. Fauzi. Sarifuddin, Hamidah, H. 2010. Kesuburan Tanah dan Pemupukan. USU Press. Medan.

Elisabeth, D, W, Santosa, M dan Herlina, N., 2013. Pengaruh pemberian berbagai Komposisi Bahan Organik pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Produksi Tanaman Vol.1 No 3. ISSN : 2338-3976.

Erytrina. 2013. Pembenihan Dan Budidaya Bawang Merah, Seminar Nasional Inovasi Teknologi Pertanian Mendukung Ketahanan Pangan.

Fadhillah, A., Sugianto, H., Hadi, K., Firmandhani, S. W., Murtini, T. W dan Pendelaki, E. E. 2011. Kajian Pengelolaan Sampah.

FAO (Food and Agriculture Organization). 2016. Production of Onions. Diakses pada tanggal 20 Desember 2018.

Gani, A. 2009. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi. Sukamandi.

Ginting, T. Y. (2017). Daya Predasi Dan Respon Fungsional Curinus Coeruleus Mulsant (Coleoptera; Coccinelide) Terhadap Paracoccus Marginatus Williams Dan Granara De Willink (Hemiptera; Pseudococcidae) Di Rumah Kaca. Jurnal Pertanian Tropik, 4(3), 196-202.

Glaser, B, Lehmann, J and Zech, W. 2002. Ameliorating Physical and Chemical Properties of Highly Weathered Soils in The Tropics With Charcoal: A review. Biology and Fertility of Soils 35(4):219:230.

Hairuddin, R dan Rahmawasiah, 2014. Respon Bawang Merah terhadap Berbagai Dosis Ekstrak Kotoran Ayam Potong. Journal Uncp.ac.id. Universitas Cokroaminoto palapa.




40
41



Humadi, F.M and Abdulhadi, H.A. 2007. Effect of Different Sources and rate of Nitrogen and Phosporus Fertilizer on The Yield nd Quality of Brassica juncea L. Journal Agriculture Resources 7(2):249-259.

Kuswardi. 2005. Pemupukan Tanah Pertanian. Kanisius. Jakarta.

Lempang, M dan Hermin, T. 2013. Aplikasi Arang Aktif Tempurung Kemiri sebagai Komponen Media tumbuh Semai Melina. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea Vol.2 No.2, Juni 2013.

Liferdi, L. 2010. Efek Pemberian Fosfor terhadap Pertumbuhan dan Status Hara pada Bibit Manggis. Jurnal Hortikultura 20 (1):18-26.

Lingga, P dan Marsono. 2007. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Edsisi Revisi. Penebar Swadaya. Jakarta.

Lubis, N. (2018). Pengabdian Masyarakat Pemanfaatan Daun Sukun (Artocarpus altilis) sebagai Minuman Kesehatan di Kelurahan Tanjung SelamatKotamadya Medan. JASA PADI, 3(1), 18-21.

Luta, D. A. 2018. Pengaruh Aplikasi Pembenah Tanah terhadap Pertumbuhan, Produksi dan Kualitas Beberapa Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Tesis. Univesitas Sumatera Utara

Rao, N. S. S. 2007. Mikroorganisme Tanah dan Pertumbuhan tanaman. Edisi Kedua. UI Press. Jakarta.

Ritonga, H. M., Setiawan, N., El Fikri, M., Pramono, C., Ritonga, M., Hakim, T., ... & Nasution, M. D. T. P. (2018). Rural Tourism Marketing Strategy And Swot Analysis: A Case Study Of Bandar PasirMandoge Sub-District In North Sumatera. International Journal of Civil Engineering and Technology, 9(9).

Rukmana, R. 2010. Bawang Merah Budidaya Dan Pengelolaan Pasca Panen Cetakan Ke- 14. Konisius. Yogyakarta.

Salo, T. Suojala, T dan Kallela, M. 2002. The Effect of Fertigation on Yield and Nutrient uptake of cabbage, carrot and Onion. Acta Hortic. Vol.571, PP 235-41.

Sajar, S. (2017). Kisaran Inang Corynespora cassiicola (Berk. & Curt) Wei Pada Tanaman Di Sekitar Pertanaman Karet (Hevea brassiliensis Muell). Jurnal Pertanian Tropik, 4(1), 9-19.

Sajar, S. (2018). Karakteristik Kultur Corynespora cassiicola (Berk. &Curt) Wei dari Berbagai Tanaman Inang yang Ditumbuhkan di Media PDA. AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian, 21(3), 210-217.

Samadi, B dan Cahyono, B. 2009. Bawang Merah Intensifikasi Usaha Tani Cetakan ke-5. Kanisius. Yogyakarta.


Santi L. P dan Goenadi, D. H. 2010. Pemanfaatan biochar sebagai pembawa mikroba untuk pemantap agregat tanah ultisol dari Taman Bogo – Lampung. Menara Perkebunan. 78 (2): 52-60.

Sanusi, A., Rusiadi, M., Fatmawati, I., Novalina, A., Samrin, A. P. U. S., Sebayang, S., ... & Taufik, A. (2018). Gravity Model Approach using Vector Autoregression in Indonesian Plywood Exports. Int. J. Civ. Eng. Technol, 9(10), 409-421.

Setiawan, A, Y, Murdiono, W, E dan Islami, T. 2018. Pengaruh Pemberian tiga Jenis dan Dosis Biochar pada Pertumbuhan dan Hasil Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.). Jurnal Produksi Tanaman. Vol.6 No.6 Juni 2018 :1171-1179. ISSN: 2527-8452.

Setiawan, A. (2018). Pengaruh Promosi Jabatan Dan Lingkungan Kerja Terhadap Semangat Kerja Pegawai Di Lingkungan Universitas Pembangunan Panca Budi Medan. Jurnal Akuntansi Bisnis Dan Publik, 8(2), 191-203.

Sinaga, D. 2010. Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Sampah Organik Dengan Menggunakan Bolska Sebagai Starter. Skripsi Tidak Dipublikasikan. Medan: Universitas Sumatera Utara.

Siregar, M., & Idris, A. H. (2018). The Production of F0 Oyster Mushroom Seeds (Pleurotus ostreatus), The Post-Harvest Handling, and The Utilization of Baglog Waste into Compost Fertilizer. Journal of Saintech Transfer, 1(1), 58-68.

Siregar, M. (2018). Respon Pemberian Nutrisi Abmix pada Sistem Tanam Hidroponik Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi (Brassica Juncea). Jasa Padi, 2(02), 18-24.

Sitepu, S. M. B. (2016). Strategi Pengembangan Agribisnis Sirsak di Kabupaten Deli Serdang (Studi Kasus Desa Durin Simbelang Kecamatan Pancur Batu).

Sulardi, T., & Sany, A. M. (2018). Uji pemberian limbah padat pabrik kopi dan urin kambing terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat (Lycopersicum esculatum). Journal of Animal Science and Agronomy panca budi, 3(2).

Suriadikarta, Didit, Ardi, Simanungkalit, R, D, M. 2006. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan pertanian. Jawa Barat.
42



Susetya, D. 2012. Panduan Lengkap Membuat Pupuk Organik. Jakarta: Baru proses.

Suriana, N. 2011. Bawang Bawa Untung Budidaya Bawang Merah Dan Bawang Putih. Cahaya Atma Pustaka. Yogyakarta.104 hal.

Soenandar, M dan Tjachjono, H. R. 2012. Membuat Pestisida Nabati. P.T Agromedia Pustaka. Jakarta.

Syahputra, B. S. A., Sinniah, U. R., Ismail, M. R., & Swamy, M. K. (2016). Optimization of paclobutrazol concentration and application time for increased lodging resistance and yield in field-grown rice. Philippine Agricultural Scientist, 99(3), 221-228.

Tarigan, R. R. A. (2018). Penanaman Tanaman Sirsak Dengan Memanfaatkan Lahan Pekarangan Rumah. Jasa Padi, 2(02), 25-27.


Tarigan, R. R. A., & Ismail, D. (2018). The Utilization of Yard With Longan Planting in Klambir Lima Kebun Village. Journal of Saintech Transfer, 1(1), 69-74.

Tim Prima Tani. 2011. Petunjuk Teknis Budidaya Bawang Merah. Balai Penelitian Tanaman Sayuran. Lembang. Hal 1 - 2.

Tjitrosoepomo, G. 2010. Taksonomi tumbuhan spermatophyta. Yogyakarta: Gajah Mada University press.

Triharyanto, Pujiasmanto, S., dan Purnomo, 2013. Kajian dan pembibitan Budidaya Bawang Merah (Allimium ascolanicum L.) Nekakui Biji Botani ( True Shallot Seed) http:/hortikultura.litbang.pertanian.go.id. diakses 01 juni2015.


(UNDP). United nation development program. 2012. Result sheet: Aplication of biochar technology in Indonesia; Sequestering carbon in the soil. Improving crop yield and providing alternative clean energy. BIOCHAR Project Indonesia. Jakarta (ID): UNDP.

Wibawa, A dan Baon, J. B. 2008. Kesesuaian Lahan. In T. Wahyudi, T. R Pnggabean dan Pujiyanto (Eds.). Panduan Lengkap Kakao: Manajemen Agribisnis Dari Hulu Hingga Hilir (pp. 63-67). Penebar Swadaya. Jakarta.

Wibowo, S. 2009. Budidaya Bawang. Penebar Swadaya, Jakarta.

Widiastuti, M. M. D. 2014. Peningkatan Pendapatan Petani Melalui Pemanfaatan Limbah Pertanian (Studi Kasus: Pengembangan Biochar Di Distrik Malind – Kabupaten Merauke). Dalam: prosiding perhepi konferensi nasional dan kongres XVI perhimpunan ekonomi pertanian Indonesia. 28-29 agustus 2014, IICC, Bogor.

Zaki, A., Wuryandari, T., dan Suparti. 2014. Analisis Varian Percobaan Faktorial Dua Faktor RAKL dengan Metode Fixed Additive Main Effects and Multiplicative Interaction. Jurnal Gaussian Vol. 3. No. 4. Universitas Diponegoro.
Published
2019-06-22
How to Cite
SARI, LELA INDAH. Pemanfaatan Biochar Dan Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L). Kumpulan Karya Ilmiah Mahasiswa Fakultas sains dan Tekhnologi, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 430, june 2019. Available at: <https://jurnal.pancabudi.ac.id/index.php/fastek/article/view/2308>. Date accessed: 10 aug. 2022.