PENGARUH PEMBERIAN PERASAN BUAH PARE (MOMORDICA CHARATIA) TERHADAP KUALITAS INTERNAL TELUR PUYUH (CORTUNIX - CORTUNIX JAPONICA)

  • Desi Safitri

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian perasan buah pare terhadap kualitas internal telur puyuh yaitu Haugh Unit, Indeks Kuning Telur, dan Warna Kuning Telur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Februari 2018 penelitian dilakukan dikandang unit Desa Sei Beras Sekata pasar 7 Kec. Sunggal dan analisa kualitas internal telur puyuh di Laboratorium Percobaan Pertanian dan Peternakan Universitas Pembangunan Panca Budi Medan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan lima ulangan yaitu, (P0) tanpa perasan buah pare, (P1) air + perasan buah pare 15 (P2) air + perasan buah pare 25 ml, (P3), air + 35 ml buah pare. Hasil analisis ragam dengan menggunakan uji lanjut BNT (beda nyata terkecil) berbeda sangat nyata (p<0,05) pada nilai haugh unit (HU) yaitu perlakuan P2 (72,61) dan indeks kuning telur (IKT) yaitu perlakuan P3 (0,58), sedangkan analisis ragam pada warna kuning telur tidak berbeda nyata (p>0,05) pada semua perlakuan. Kata kunci: Telur, Pare, Haugh Unit, Indeks Kuning Telur, Warna Kuning Telur

References

DAFTAR PUSTAKA
Agus L. 2008. Potensi Antioksidan Pare (Momordica charantia L.) Sebagai
Antidiabetika Pada Tikus Jantan (Sprague Dewley) Diabetik Dengan
Induksi Streptozotocin. [Laporan Penelitian]. Lembaga Penelitian dan
Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Pertanian Bogor.
Ahadi, M. R. 2003. Kandungan Tanin Terkondensasi dan Laju Dekomposisi pada
Serasah Daun Rhizospora mucronata Lamk pada Ekosistem Tambak
Tumpangsari, Purwakarta, Jawa Barat. Skripsi. Institut Pertanian
Bogor, Bogor.
Amrullah IK. 2003. Nutrisi Ayam Petelur. Bogor: Lembaga Satu Gunung Budi.
Anonim. (2011). Informasi Obat Nasional Indonesia . Jakarta: Departeman
Kesehatan Republik Indonesia. Halaman 14,52, 531-548.
Apriyadi F, Hadisoewignyo L, Hermanu L. 2012. Optimization tablet of leaves
extract of bitter melon. Jurnal Sain Med 4 (2): 68-73
Bachtiar, R. (2018, October). ANALYSIS A POLICIES AND PRAXIS OF LAND
ACQUISITION, USE, AND DEVELOPMENT IN NORTH SUMATERA.
In International Conference of ASEAN Prespective and Policy (ICAP) (Vol.
1, No. 1, pp. 344-352).
Badan POM. 2004. Mengenal beberapa tanaman yang digunakan masyarakat
sebagai antidiabetik untuk membantu menurunkan kadar gula dalam
darah. Info POM 5 (3): 6.
Badan Standarisasi Nasional [BSN]. 2008. Telur Ayam Konsumsi, Jakarta.
Budiman. 1991. Kualitas Telur Ayam Konsumsi. Poultry Indonesia, No 16:19.
Chung Tk. 2002. Yellow and red careotenoids for egg yolk pigmentation.
10thAnnual ASA Southeast Asian Feed Technology and Nutrition
Workshop. Merlin Beach Resort, Phuket, Thailand.
Dewansyah A, 2010. Epek suplementasi vitamin A dalam ransum terhadap
produksi dan kualitas telur burung puyuh. [Skripsi]. Fakultas Pertanian
Universitas Sebelas Maret. Surakarta.
Diyanakhalida, 2013. klasifikasi/KLASIFIKASI/TANAMAN/.html.
https://diyanakhalida. wordpress.com/2012/02/19/klasifikasi-tanaman.
Ginting, T. Y. (2017). Daya Predasi dan Respon Fungsional Curinus coeruleus
Mulsant (Coleoptera; Coccinelide) Terhadap Kutu Putih Paracoccus
marginatus Williams and Granara De Willink (Hemiptera:
Pseudococcidae) di Rumah Kaca.
Indira, S. S. Landscape Architectonic Intervention Towards Climate Change
Adaptation To Sustainable Cultural Landscape of The Port City
Belawan. Safeguarding Cultural Heritage: Challenges and Approaches,
169
Kristiawan, B. 2011. Budidaya Tanaman Pare Putih (Momordica charantica L.)
diaspakusa makmur UPT Usaha Pertanian Teras Boyolali. Tugas Akhir.
Universitas Sebelas Maret. Surakarta
Listyowati, E. 2009. Tatalaksana Budidaya Puyuh Secara Komersial. Penebar
Swadaya. Jakarta.
Lestari, K. (2018). Improving students’ achievement in writing narrative text through
field trip method in ten grade class of man 4 Medan (Doctoral dissertation,
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara).
Lubis, A. R., & Sembiring, M. (2019). Berbagai Dosis Kombinasi Limbah Pabrik
Kelapa Sawit (LPKS) dengan Limbah Ternak Sapi (LTS) terhadap
Pertumbuhan Vegetatif Jagung Manis (Zea mays Saccharata
Struth). AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian, 22(2), 116-122.
Naid T, Muflihunna A, Madi MIO. 2012. Analisis Kadar β karoten pada buah
pare (Momordica charantia L.) secara spektrofotometri UV - VIS.
Majalah Farmasi dan Farmakologi 16 (3): 129
Nugroho & I. G. K. Mayun. 1986. Beternak Burung Puyuh. Penerbit Eka Offset,
Semarang.
Nuraini, Sabrina, & S. A. Latif. 2008. Performa ayam dan kualitas telur yang
menggunakan ransum mengandung onggok fermentasi dengan
Neurospora crassa. Media Peternakan. 31: 195-202.
Imran, M. 2010. Hubungan Jarak Tulang Pubis Terhadap Produksi Telur Itik
Lokal Lombok. Diakses tanggal 10 Desember 2010.
Ismawati, B. 2011. Bobot, Komposisi Fisik, Dan Kualitas Interior Telur Puyuh
(Coturnix-Coturnix Japonica) Yang Diberi Suplemen Omega-3. Skripsi.
Institut Pertanian Bogor.
Puji, R. P. N., Hidayah, B., Rahmawati, I., Lestari, D. A. Y., Fachrizal, A., &
Novalinda, C. (2018). Increasing Multi-Business Awareness through “Prol
Papaya” Innovation. International Journal of Humanities Social Sciences and
Education, 5(55),2349-0381.
Putra, K. E. (2018, March). The effect of residential choice on the travel distance and
the implications for sustainable development. In IOP Conference Series: Earth
and Environmental Science (Vol. 126, No. 1, p. 012170). IOP Publishing.
Rahmadhani, F. (2018). Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sebai Ruang Terbuka
Hijau (RTH). Prosiding semnastek Inovasi teknologi Berkelanjutan UISU.
Peraturan Menteri Pertanian. 2008. Nomor: 05/Permentan/OT.140/1/2008.
Tentang Pedoman Budidaya Puyuh Yang Baik, Jakarta.
Rasyaf, M. 1991. Memelihara Burung Puyuh. Cetakan ke-9. Penerbit Kanisius,
Yogyakarta.
Romanoff, A.L & A. Romanoff. 1963. The Avian Egg. John Wiley and Sons,
New York.
-----------, A.L & A. Romanoff. 2010. The Avian Egg. John Wiley and Sons, New
York.
Rukmana R. 1997. Budidaya Pare. Penerbit Kanisius. Yogyakarta
Salim H. 2012. Kuning Telur vs Putih Telur. Jakarta. On line at
http://hermansalim.blogspot.com/2012/10/kuning-telur-vs-putih telur.html
(diakses tanggal 3 October 2012).
Stadelman WJ,CotterillOJ. 1995. Egg Science and Technology. Fourted. Food
Product Press. An Imprint Of The Haworth Press. Inc. New York.
London.
Sitepu, S. M. B. (2016). Strategi Pengembangan Agribisnis Sirsak di Kabupaten Deli
Serdang (Studi Kasus Desa Durin Simbelang Kecamatan Pancur Batu).
Sulardi, T., & Sany, A. M. (2018). Uji pemberian limbah padat pabrik kopi dan urin
kambing terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat (Lycopersicum
esculatum). Journal of Animal Science and Agronomy panca budi, 3(2).
Syahputra, B. S. A., Sinniah, U. R., Ismail, M. R., & Swamy, M. K. (2016).
Optimization of paclobutrazol concentration and application time for increased
lodging resistance and yield in field-grown rice. Philippine Agricultural
Scientist, 99(3), 221-228
Sudaryani, T. 2006. Kualitas Telur. Penebar Swadaya, Jakarta
Sudibya, 1989. Suplementasi Vitamin A Dalam Ransum Terhadap Produksi dan
PKualitas Telur Itik. Program Pascasarjana Tesis UGM. Yogyakarta
Suprijatna ES, Furi NR.2008. Performance of production an egg quality in
Japanese quail (Coturnix coturnix japonica) fed low dietary protein
suplemented by comersial enzyme. [Skripsi] Fakultas Peternakan
Universitas Diponegoro . Semarang.
Syamsir, E., S. Soekarto, S. S. Mansjoer. 1994. Studi Komparatif Sifat Mutu dan
Fungsional Telur Puyuh dan Telur Ayam Ras. Buletin Teknologi dan
Industri Pangan. Bogor. Volume V nomor 3.
Tanto, 2004. Performans kualitas telur puyuh yang diberi buah tomat mengandung
karotenoid (Saura. Seminar Fakultas Peternakan. Universitas
Padjajaran, Bandung.
Tuan PA. 2011. Carotenoid content and expression of phytoene synthase and
phytoene desaturase genesnin bitter melon (Momordica charantia).
Food Chem 126: 322-330.
USDA. 2000. Egg Grading Manual. Washington DC (US). United States
Department of Agricultural Handbook No:75.
Usman, B. A., A. U. Mani, A. D. El-Yuguda, & S.S. Diarra. 2008. The effect of
suplemental ascorbic acid on the development of newcastle disease
in japanese quail exposed to high ambient temperature. International
Journal of Poultry Science 7(4): 328-332.Yuwanta, T., 2007. Telur
dan Produksi Telur. Universitas Gadjah Mada Press.Yogyakarta.
Vali, N. 2008. The japanese quail: A Review. Int. J. Poultry Sci. 7 (9): 925-931.
Wu SJ, Lean-Teik Ng. 2008. Antioxidant and free radical scavenging activities of
wild bitter melon (Momordica charantia Linn. Var. abbreviata Ser.) in
Taiwan. LWT 41: 323-330.
Yuwanta, T. 2004. Dasar Ternak Unggas. Kanisius, Yogyakarta.
-----------, T. 2007. Telur dan Produksi Telur. Universitas Gadjah Mada Press.
Yogyakarta.
Published
2019-06-22
How to Cite
SAFITRI, Desi. PENGARUH PEMBERIAN PERASAN BUAH PARE (MOMORDICA CHARATIA) TERHADAP KUALITAS INTERNAL TELUR PUYUH (CORTUNIX - CORTUNIX JAPONICA). Kumpulan Karya Ilmiah Mahasiswa Fakultas sains dan Tekhnologi, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 454, june 2019. Available at: <https://jurnal.pancabudi.ac.id/index.php/fastek/article/view/2397>. Date accessed: 12 aug. 2022.