Respon Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma Cacao L.) Dengan Pemberian Pupuk Kotoran Burung Puyuh Dan Air Cucian Beras

  • Muhammad Rizal Ritonga Universitas Pembangunan Panca Budi

Abstract

ABSTRAK
Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu komoditi perkebunan yang sesuai untuk perkebunan rakyat, karena tanaman ini dapat berbunga dan berbuah sepanjang tahun, sehingga menjadi sumber pendapatan setiap enam bulan sekali panen. Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kotoran burung puyuh dan air cucian beras terhadap pertumbuhan bibit Kakao ( Theobroma cacao L ) beserta interaksinya. Penelitian ini menggunakan Split Plot Design dengan yang terdiri dari 2 faktor perlakuan dengan 6 kombinasi dan 4 ulangan sehingga di peroleh 24 plot dengan jumlah 120 tanaman penelitian. Main Plot (petak utama) adalah Pemberian pupuk kotoran burung puyuh yang di beri dengan simbol “P” terdiri dari P0 = Tanpa Perlakuan (Kontrol) dan P1 = 200 gram/polibag. Sub Plot (anak petak) adalah air cucian beras yang di beri dengan simbol “C” terdiri dari C0 = Tanpa perlakuan (kontrol), C1 = 100 ml/polibag dan C2 = 200 ml/polibag. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), lebar daun (cm), panjang daun (cm), berat kering (gram) dan juga berat basa (gram). Hasil Penelitian menunjukan pengaruh pemberian pupuk kotoran burung puyuh terhadap pertumbuhan tanaman kakao pada tinggi tanaman (cm), jumlah daun, lebar daun (cm), panjang daun (cm), berat kering tanaman (gr), dan berat basah tanaman (gr) di semua parameter yang diamati menunjukan berpengaruh tidak nyata dimana perlakuan terbaik didapat pada P1 (200 gram/polibeg). Pemberian air cucian beras terhadap pertumbuhan tanaman kakao pada tinggi tanaman (cm), jumlah daun, lebar daun (cm), panjang daun (cm), berat kering tanaman (gr), dan berat basah tanaman (gr) di semua parameter yang diamati menunjukan berpengaruh tidak nyata. Tidak adanya interaksi antara pemberian pupuk kotoran burung puyuh dan air cucian beras terhadap parameter yang diamati.

Kata Kunci :Pupuk Kotoran Burung puyuh, Air Cucian Beras, Pertumbuhan Bibit Kakao

References

DAFTAR PUSTAKA



Agromedia. 2002. Puyuh Si Mungil Penuh Potensi. Redaksi Agromedia: Cetakan I. Jakarta.

Alibasyah, M. 2000. Peranan Bahan Organik Untuk Menunjang Pertanian Berkelanjutan Pada Lahan Kering. Topik Khusus Program Pasca Sarjana. UNPAD, Bandung.

Amrul, H. M. Z. N., & Lubis, N. (2017). Etnobotani Tumbuhan yang Digunakan pada Upacara Sipaha Lima Masyarakat Parmalim. Prosiding SNaPP: Sains, Teknologi, 7(2), 230-237.

Awan T.S. Himayana dan Nurul Aini. 2018. Pengaruh Pemberian Air Limbah Cucian Beras Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa var. chinensis). Jurnal Produksi Tanaman. Vol. 6 No. 6. Hal. 1180 – 1188.

Badan Pusat Statistik . 2011. Statistik Indonesia. BPS, Jakarta.

Bahuwa, S., musa, N., dan Zakaria, F. 2014. Pertumbuhan dan hasil tanaman sawi (Brassica juncea L.) menggunakan air cucian beras dan jarak tanam. Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Negeri Gorontalo.

Budi Martono, 2017. Karakteristik Morfologi dan Kegiatan Plasma Nutfah TanamanKakao. Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar. Sukabumi

Direktorat Jenderal Perkebunan, 2011. Statistik Perkebunan Tahun 2009-2011. Pusat Data dan Informasi Pertanian, Kementerian Pertanian. Jakarta.

Dwijoseputro, D. 2005. PengantarFisiologi Tumbuhan. Penerbit PT.Gramedia Jakarta.

Elisa. 2010. Faktor Pembatas dan Hukum Minimum Liebig. Universitas GajahMada. Yogyakarta. 162 hlm.

Endah, J.H. 2001.Membuat Tanaman Hias Rajin Berbunga. Jakarta: AgroMedia Pustaka.

Hakim, T., & Anandari, S. (2019). Responsif Bokashi Kotoran Sapi dan POC Bonggol Pisang terhadap Pertumbuhan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian, 22(2), 102-106.

Hall. 1932. Cacao. MC. Millan and Co Ltd. St. Martin’s Street London.

Jumin, H.B. 2005. Dasar-dasar Agronomi. Rajawali Press. Jakarta.

Listiyowati, E dan k. Roospitasari. 1992. Puyuh.Tata Laksana Budidaya Secara Komersial.Penebar Swadaya. Jakarta.

Listyawati, E 1997. Puyuh, Tatalaksana Budidaya Secara Komersial. PenebarSwadaya. Jakarta. .



Lubis, N., & Refnizuida, R. (2019, January). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Daun Kelor Dan Pupuk Kotoran Puyuh Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Kacang Panjang (Vigna Cylindrica L). In Talenta Conference Series: Science and Technology (ST) (Vol. 2, No. 1, pp. 108-117).

Lubis, A. R. (2018). Keterkaitan Kandungan Unsur Hara Kombinasi Limbah Terhadap Pertumbuhan Jagung Manis. Jasa Padi, 3(1), 37-46.

Leonardo, H. 2009. Pengaruh Konsentrasi Air Cucian Beras Terhadap Pertumbuhan Tanaman Terung dan Tomat. FKIP. Unsyiah.

Mulyani, S., dan Kartasapoetra. 1990. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta. Jakarta. P 177.

Nasution, N., Islan, dan Saputra, S.I., 2013. Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) Dengan Aplikasi Trichoderma Sp dan Pupuk Majemuk, Fakultas Pertanian Universitas Riau, Riau.

Nur, Fatimah S. 2008. Efektivitas Air Kelapa dan Leri Terhadap Pertumbuhan Tanaman Hias Bromelia (Neoregelia carolinae) Pada Media Yang Berbeda. (Skripsi) http://etd,eprints.umg.ac.id/2035/1/A420030153.pdf (diakses tanggal 27 Desember 2014).

Nurhayati Hakim, M. Yusuf Nyakpa, A.M. Lubis, Sutopo Gani, Nugroho, Rusdi Saul, M. Amin Diha, Go Ban Hong, dan A.H. Bailey. 1986. Dasar-dasar Ilmu Tanah. Universitas Lampung, Tanjung Karang.

Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. 2004. Panduan Lengkap Budidaya Kakao. Agromedia Pustaka. Depok.

Rinsema, W.T. 2006. Pupuk dan Cara Pemupukan (terjemahan H.M. Saleh) Bharata Karya Aksara, Jakarta. 235 halaman.

Ryan, J. 2002. Available soil nutrients and fertilizer use in relation to cropproduction in Mediterranean area. In K.R. Krishna, (Ed). Soil Fertility anCrop Production. Science Publishers, Inc. Enfild, NH, USA. 503 pp.

Sajar, S. (2017). Kisaran Inang Corynespora cassiicola (Berk. & Curt) Wei Pada Tanaman Di Sekitar Pertanaman Karet (Hevea brassiliensis Muell). Jurnal Pertanian Tropik, 4(1), 9-19.

Syahputra, B. S. A., & Tarigan, R. R. A. (2019). Efektivitas Waktu Aplikasi PBZ terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Padi dengan Sistem Integrasi Padi–Kelapa Sawit. AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian, 22(2), 123-127.

Sarief, E. S. 1989. Kesuburan Tanah dan Pemupukan Tanaman Pertanian. Bandung: Pustaka Bandung.

Siregar, Tumpal, H.S., Slamet Riyadi dan Laeli Nuraeni. 2012. Budidaya Cokelat. Penebar Swadaya. Jakarta.

Siregar, M. (2018). Respon Pemberian Nutrisi Abmix pada Sistem Tanam Hidroponik Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi (Brassica Juncea). Jasa Padi, 2(02), 18-24.


Siregar, M. (2018). Potensi Pemanfaatan Jenis Media Tanam Terhadap Perkecambahan Beberapa Varietas Cabai Merah (Capsicum Annum L.). Jasa Padi, 3(1), 1114.

Siregar, M. (2018). Uji Pemangkasan Dan Pemberian Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Padi Salebu. Jurnal Abdi Ilmu, 11(1), 42-49.

Setyamidjaja , D. 1986. Pupuk dan Pemupukan. Penerbit CV Simplex. Jakarta.

Sri-Mulato. Widyotomo, S. & Handaka. 2006. Disain Teknologi PengolahanPasta, Lemak, dan Bubuk Cokelat untuk Kelompok Tani. Puslit Kopi danKakao Indonesia. Jember.

Sugito, Y. 2002. Pembangunan Pertanian Berkelanjutan di Indonesia: Prospek dan Permasalahannya. Prosiding Lakokarya Nasional Pertanian Organik. Universitas Brawijaya, Malang.

Suntoro, Syekhfani, E. Handayanto dan Soemarno. 2001. Penggunaan Bahan Pangkasan Krinyu (Chromolaena odorata) untuk Meningkatkan Ketersediaan P, K, Ca, dan Mg pada Oxic Dystrudepth di Jumapolo, Karanganyar, Jawa Tengah. Agrivita. XXIII (1): 20-26.

Susanto, F. X., 1994. Tanaman Kakao Budidaya Pengolahan Hasilnya. Kanisius. Yogyakarta.

Sutanto, R., 2002. Penerapan Pertanian Organik Permasyarakatan dan Pengembangannya. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.

Sutedjo, M.M dan A.G. Kartasapoetra. 2002. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta. Jakarta. Sutejo, M.M. 2002. Pupuk dan Cara Pemupukan. PT Asdi Mahasatya, Jakarta. Syamsulbahri. 1996. Bercocok Tanam Tanaman Perkebunan Tahunan. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Tarigan, R. R. A., & Ismail, D. (2018). The Utilization of Yard With Longan Planting in Klambir Lima Kebun Village. Journal of Saintech Transfer, 1(1), 69-74.

Tim Bina Karya Tani, 2013. Pedoman Bertanam Cokelat. Penerbit CV Yrama Widya. Bandung.

Wasito, M. (2019). Analisis Finansial Dan Kelayakan Usahatani Salak Pondoh Di Desa Tiga Juhar Kecamatan Stm Hulu Kabupaten Deli Serdang. Jasa Padi, 3(2), 5262.

Wibowo, F. (2019). Penggunaan Ameliorant Terhadap Beberapa Produksi Varietas Tanaman Kedelai (Glycine Max (L.) Merril. Jasa Padi, 4(1), 51-55.

Wibowo, F., & Armaniar, A. (2019). Prediction Of Gene Action Content Of Na, K, And Chlorophyll For Soybean Crop Adaptation To Salinity. Jerami Indonesian Journal Of Crop Science, 2(1), 21-28.
Widya. Y., 2008, Budidaya bertanam Cokelat, Tim Bina karya Tani, Bandung.



Wijayani, A., dan Indradewa, D. 2004. Deteksi Kahat Hara N, P, K, Mg dan Ca pada tanaman Bunga Matahari dengan Sistem Hidroponik. J. AGROSAINS. 6(1): 1-4.

Wulandari, C. 2012. Pengaruh Air Cucian Beras Merah dan Beras Putih Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Selada (Lactuca sativa L.). Skripsi. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
Published
2021-06-23
How to Cite
RITONGA, Muhammad Rizal. Respon Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma Cacao L.) Dengan Pemberian Pupuk Kotoran Burung Puyuh Dan Air Cucian Beras. Kumpulan Karya Ilmiah Mahasiswa Fakultas sains dan Tekhnologi, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 58, june 2021. Available at: <https://jurnal.pancabudi.ac.id/index.php/fastek/article/view/2899>. Date accessed: 12 aug. 2022.