ANALISIS DISTRIBUSI DAGING SAPI DARI RUMAH PEMOTONGAN HEWAN (RPH) SAMPAI KEKONSUMEN KOTA BINJAI

  • Media Agus Kurniawan Universitas Pembangunan Panca Budi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran distribusi daging sapi di Kota Binjai dan untuk mengetahui margin pemasaran sertarasio keuntungan yang diterima oleh pedagang daging sapi. Penelitian ini dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai dan pasar tradisonal. Data yang dikumpulkan melalui pengamatan langsung dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 5 jenis bentuk saluran distribusi pemasaran daging sapi yang berasal dari feedloter, peternak lokal, agen pengumpul sapi, Pedagang Besar I, Pedagang Besar II, dan pengecer hingga sampai ke konsumen. Lembaga saluran pemasaran yang memperoleh margin terbesar adalah Pedagang Besar I. Semakin jauh jarak saluran pemasaran dari produsen ke konsumen maka semakin besar pula margin pemasaran yang terjadi. Rata – rata persen rasio keuntungan yang diterima oleh pedagang sebesar 8,95%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, T. Dan F. Tantri. 2012. Manajemen Pemasaran. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Beierlein, J.G dan K.L. Robinson. 1972. Agribusiness Marketing. Prentice Hall, Englewood. New Jersey.
Daniel. 2002. Pengantar Ekonomi Pertanian. Bumi Aksara. Jakarta.
Djaslim, Saladin. 2004. Manajemen Pemasaran. (Analisis, Perencanaan, Pelaksanaan, dan Pengendalian). LindaKarya. Bandung.
Downey, D. dan Erickson, S. 1992. Manajemen Agribisnis. Penerbit Erlangga. Jakarta.
Emhar, A. J.J.M, Aji, T. Agustina. 2014. Analisis Rantai Pasokan (Supply Chain)
Daging Sapi di Kabupaten Jember. Universitas Jember. Jember.
FAO. 2007. The World’s Mangroves 1980-2005. Forest Resources Assasment Working Paper No. 153. Food and Agriculture Organization of The United Nations. Rome. FAO.
Faturrokhman. 2015. Analisis Jaringan Distribusi Daging Sapi di DKI Jakarta (Tesis). Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Fanani, Z. 2000. Prospek Pemasaran Bidang Peternakan Pasca Tahun 2000. Universitas Brawijaya. Malang.
Kementerian Perdagangan. 2013. Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Harga Eceran Daging Sapi Dalam Negeri. Pusat Kebijakan Perdagangan Dalam Negeri. Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Perdagangan. Jakarta.
Koswara, O. 1988. Persyaratan Rumah Pemotongan Hewan dan Veterinary Hygine Untuk Ekspor Produk-produk Peternakan. Makalah Seminar TernakPotong. Jakarta.
Kotler, P. 1992. Manajemen Pemasaran : Analisis, Perencanaan, dan Pengendalian. Erlangga. Jakarta.
Kotler, P dan Kevin Lane Keller. 2008. Manajemen Pemasaran Jilid I. Penerbit Erlangga. Jakarta.
Lawrie, R.A. 1995. Ilmu Daging : Edisi ke 5. Terjemahan dari Meat Science. Penerjemah : A. Parakkasi. Penerbit Univwersitas Indonesia. Jakarta.
Limbong. W dan H. Sitorus. 1987. Pengantar Tataniaga Pertanian. Fakultas Pertanian IPB. Bogor.
Megawati, Rachman N. 2016. Efesiensi Jaringan Distribusi Rantai Pasok Daging Sapi di Kota Bogor (Tesis). Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Mulyadi. 2005. Akuntansi Biaya. UUP STIM YKPN. Yogyakarta.
Munarnis, E. 1982. Pengolahan Daging. CV. Yasaguna. Jakarta.
Nugroho, C.P. 2008. Agribisnis Ternak Ruminansia. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. Derektorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta.
Pearson, A.M. dan R.B Young. 1989. Muscle and Meat Biohemistry. Academic Press Inch. London.
Rahayu, E.S. 2006. Amankan Produk Pangan Kita : Bebaskan dari Cemaran Berbahaya. Apresiasi Pengingkatan Mutu Hasil Olahan Pertanian. Dinas Pertanian Provinsi DIY dan Kelompok Pemerhati Keamanan Mikrobiologi Produk Pangan. Yogyakarta.
Rahim, A dan D.R.D. Hastuti. 2008. Pengantar, Teori dan Kasus Ekonomika Pertanian. Penebar Swadaya. Jakarta.
Rangkuti, F. 2005. Analisis SWOT : Teknik Membedah Kasus Bisnis. PT. Gramedia. Jakarta.
Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia. 1996. PersyaratanRumah PemotonganHewan dan Izin Usaha Pemotongan Hewan. Menteri Pertanian. Jakarta.
Said, E.G dan Intan, A.H. 2004. ManajemenAgribisnis. Ghalia Indonesia. Jakarta.
Siagian, Yolanda M. 2005. Aplikasi Supplay Chain Management dalam Dunia Bisnis. PT Grasindo Widiarsarana Indonesia. Jakarta.
Soedjana, T.D., T. Sudaryanto, dan R. Sayuti. 1994. Estimasi Parameter Permintaan Beberapa Komoditas Peternakan di Jawa. Jurnal Penelitian Peternakan Indonesia. No 1, Maret 1994. Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Departemen Pertanian.
Soeparno. 2005. Ilmu dan Teknologi Daging. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Standar Nasional Indonesia. 1999. RumahPemotonganHewan. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta.
Sudiyono. 2002. Pemasaran Pertanian. Universitas Muhammadiyah Malang. Malang.
Swastha, B. 1997. Manajemen Pemasaran Modern. Liberty. Yogyakarta.
Tomek, W.G. dan K.L. Robinson. 1972. Agricultural Product Prices. Printing Cornwell University Press 3rd. USA.
Usmiati, S. 2010. Pengawetan Daging Segar dan Olahan. Artikel. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian Kampus Penelitian Pertanian. Bogor.
Wijayanti, I.D. 2008. Manajemen. Mitra Cendika Press. Yogyakarta.
Published
2021-02-03
How to Cite
KURNIAWAN, Media Agus. ANALISIS DISTRIBUSI DAGING SAPI DARI RUMAH PEMOTONGAN HEWAN (RPH) SAMPAI KEKONSUMEN KOTA BINJAI. JASA PADI, [S.l.], v. 5, n. 2, p. 6-15, feb. 2021. ISSN 2502-8936. Available at: <https://jurnal.pancabudi.ac.id/index.php/jasapadi/article/view/1143>. Date accessed: 21 oct. 2021.
Section
Articles