PENGARUH PENGGUNAAN PROBIO GAP 1 DALAM RANSUM TERHADAP KARKAS AYAM BROILER

  • Dedi B Simanjuntak Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Tengku Gilang Pradana Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Alfath Rusdhi Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Purwo Siswoyo Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Andhika Putra Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Adhona Bhajana Wijaya Negara Universitas Pembangunan Panca Budi

Abstract

The purpose of this study is to determine the effect of probio GAP 1 on the carcass of broiler chickens. The treatments include P1 = 100% feed, P2 = 100% feed + probio GAP 1 5 ml/kg feed, P3 = 100% feed + probio GAP 1 10 ml/kg feed, P4 = 100% feed + probio GAP 1 15 ml/kg feed. The data were analyzed using variance with parameters including slaughter weight, carcass weight, and non-carcass weight. The design used was a completely randomized design (CRD) nonfactorial with 4 treatments and 5 replications consisting of 5 chickens. The results of this study show that the quality of the broiler carcass is good in treatment P4 with 100% feed (100% feed + probio GAP 1 15 ml/kg feed) based on slaughter weight, carcass weight, carcass percentage, non-carcass weight, and non-carcass percentage.

Author Biographies

Dedi B Simanjuntak, Universitas Pembangunan Panca Budi

Peternakan

Tengku Gilang Pradana, Universitas Pembangunan Panca Budi

Peternakan

Alfath Rusdhi, Universitas Pembangunan Panca Budi

Peternakan

Purwo Siswoyo, Universitas Pembangunan Panca Budi

Peternakan

Andhika Putra, Universitas Pembangunan Panca Budi

Peternakan

Adhona Bhajana Wijaya Negara, Universitas Pembangunan Panca Budi

Peternakan

References

Abun. 2006. Protein dan Asam Amino Pada Unggas. Universitas Padjadjaran. Jatinangor, Bandung.
Adnan, K. 2011. Manfaat Probiotik bagi peternak unggas dan ruminansia (Sapi, Kambing, Domba). http://dokterternak. Com/2011/01/01/manfaat probiotik bagi peternak unggas-dan-ruminansia/.
Badan Standarisasi Nasional. 2006. SNI 04-7182-2006. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
Badan Standarisasi Nasional. 2006. Pakan Ayam Ras Pedaging. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
Bakar, A. 2003. Mutu Karkas Ayam Hasil Pemotongan Tradisional dan Penerapan Sistem Hazard Analiysis Critical Control Poin. Jurnal Litbang Pertaniaan, Bogor.
Branion, H. D. 2003. An Abnormaly of the Proventicullus and Gizzard of Chick. Poultry sci, 42: 736-743.
Cakra, I. G. L. O. 1986. Pengaruh Pemberian Hijauan Versus Top Mix Terhadap Karkas dan Bagian Tubuh Lainnya Pada Ayam Pedaging. Skripsi Fakultas Peternakan,Universitas Udayana, Denpasar.
Cole, H. H. and Ronning. 2004. Animal Agriculture. W. H. Freeman Company,
San Fransisco.
Cruywagen C. W., I Jordan and L Venter 1996. Effect of Lactobacillus acidophilus Supplementation of Preweaning Performance J. Dairy Sci. 79 483-486.
Dewanti, R., M. Irham, dan Sudiyono. 2013. Pengaruh Penggunaan Enceng
Gondok (Eichornia Crassipes) Terfermentasi dalam Ransum Terhadap
Persentase Karkas, Non-Karkas, dan Lemak Abdominal Itik Lokal Jantan Umur Delapan Minggu. Buletin Peternakan. 37 (1) : 19-25.
Fooks, L.J. and Ghibson, G.R. 2002. In-Vitroinvestigation of the Effect of Probiotics and Prebiotics on Selected Human Intestinal Pathogens. Fems Microbiol. Ecol 39:67–75.
Fuller, R. 1992. History and Development of Probiotics. Edited, Probiotics: The Scientifics Basic. Chapman and Hall, London .
Guyton A. C., Hall J. E. 1997. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 9. Jakarta : EGC. P. 208 – 212, 219 – 223, 277 – 282, 285 – 287.
Hanafiah, K. A. 2005. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Jakarta: Raja Grafindo.
Haroen, U. 2003. Respon Ayam Broiler yang Diberi Tepung Daun Sengon (Albizzia Falcataria) dalam Ransum Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Karkas. J. Ilmiah lmu-Ilmu Peternakan. Vol 6 (1): 34-41.
Harper, H., V. M. Rodwell, dan P. A Mayes. 2001. Biokimia. Terjemahan: Harper’s Biochemistry. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta.
Jin LZ, Ho YW, Abdullah N, Jalaludin S. 1998. Growth performance, intestinal microbial populations, and serum cholesterol of broilers fed diets containing Lactobacillus cultures. Poult Sci 77:1259–1265.
Jull, M. A. 1979. Poultry Husbandry. 3rd. Ed Tota. Mc. Graw-Hill. Publication, Co.Inc. New Delhi.
Kartadisastra, H.R. 2001. Penyediaan dan Pengelolaan Pakan Ternak Ruminansia. Kanisius. Yogyakarta.
Kusnadi, E. 2008. Pengaruh Temperatur Kandang Terhadap Konsumsi Ransum dan Komponen Darah Broiler. J. Indon. Trop. Anim. Agric, 33 (3) : 197-202.
Murtidjo. 2000. Beternak Ayam Broiler .Kansius.Yogyakarta.
Murtidjo, Bambang Agus. 2003, Pemotongan dan Penangan Daging Ayam. Kanisius: Yogyakarta.
Nasin, L dan Tjetjep, S. 2008. Yuk Beternak Ayam Pedaging dan Petelur. PT. Puri Pustaka, Bandung.
National Research Council (NRC). 1994. Nutrient Requirements of Poultry. National Academy Press. Washington, DC.
North, M. O. and D. D. Bell. 1990. Commercial Chicken Production Manual. 4th Edition. Van Nostrand Rainhold. New York.
Nurhayati, Nelwida, Marsadayanti., 2005. Pengaruh Penggunaan Tepung Buah
Mengkudu Dalam Ransum Terhadap Bobot Karkas Ayam Broiler. Jurnal
Pengembangan Peternakan Tropis 30 (2) : 96 – 101.
Priyatno, M. A. 2003. Mendirikan Usaha Pemotongan Ayam. Jakarta: Penebar
Swadaya.
Ratih Eka Dewayani dkk. 2015. Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya Bagian Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya .Diterima Februari 2015.
Ritonga, H. 1992. Beberapa Cara Menghilangkan Mikroorganisme Pathogen. Majalah Ayam dan Telur. 73:24-26.
Samadi. 2002. Probiotik Pengganti Antibiotik Dalam Pakan Ternak. Kompas. http://www.ppigoettingen.de
Seifert, H. S. H., and F. Gessler. 2003. Continous Oral Application of Probiotic
B. Cereus an Alternative to The Preventation of Enteroxamia. Anim. Research and Develop. 46 : 30-38.
Soeparno. 1994. Komposisi Tubuh dan Evaluasi Daging Dada sebagai Pedoman Penilaian Kualitas Produk Ayam Kampung Jantan. Buletin Peternakan Vol.16. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Soeparno 2005. Ilmu dan Teknologi Daging. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Soeparno. 2009. Ilmu dan Teknologi Daging. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Suprijatna, E., U. Atmomarsono dan R. Kartasudjana. 2005. Ilmu Dasar Ternak Unggas. Penebar Swadaya. Jakarta.
Tati, V. S. 2004. Penggunaan Bawang Putih Segar dan Tepung Sebagai Pakan Imbuhan dan Pengaruhnya Terhadap Konversi Pakan, Pertumbuhan dan Karkas Broiler. Skripsi. Fapet UNSOED. Purwokerto.
Wahju, J. 2004. Ilmu Nutrisi Unggas. Gadjah Mada Univerity Press. Yogyakarta.
Winedar, H., S. Listyawati dan Sutarno. 2006. Daya Cerna Protein Pakan, Kandungan Protein Daging, Dan Pertambahan Bobot Badan Broiler Setelah Pemberian Pakan Yang Difermentasi Dengan Effective Microorganisms-4 (EM-4), Bioteknologi 3 (1): 14-19.
Zaenab, A, B. Bakrie., T. Ramadhan dan Nasrullah. 2005. Pengaruh Pemberian Jamu Ayam terhadap Kualitas Karkas Ayam Buras Potong. Laporan Penelitian Balai Pengkajian Tekhnologi Pertanian DKI Jakarta. Jakarta.
Published
2023-04-24
How to Cite
SIMANJUNTAK, Dedi B et al. PENGARUH PENGGUNAAN PROBIO GAP 1 DALAM RANSUM TERHADAP KARKAS AYAM BROILER. Scenario (Seminar of Social Sciences Engineering and Humaniora), [S.l.], p. 113-124, apr. 2023. Available at: <https://jurnal.pancabudi.ac.id/index.php/scenario/article/view/4509>. Date accessed: 22 june 2024.
Issue
Section
Articles