TATA CARA PELAPORAN PAJAK TERHUTANG SURAT PEMBERITAHUAN MASA TERHADAP PAJAK PERTAMBAHAN NILAI PADA CV. BINA REKAYASA

Nina Andriany Nasution;

  • Nina Andriany Nasution

Abstract

Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai digunakan oleh wajib pajak perusahaan untuk menghitung jumlah pajak yang harus dibayar saat dikenakan Barang Kena Pajak (BKP) atau Jasa Kena Pajak (JKP) yang harus dilaporkan. Selain melaporkan pembayaran atau mengembalikan uang pajak, pengembalian uang Pajak Pertambahan Nilai juga dapat digunakan untuk melaporkan aset dan kewajiban serta membayar pajak kepada pembeli atau kolektor. Pemberitahuan Periode pajak biasanya dilaporkan setiap bulan, bahkan jika saldo tidak berubah atau nilai rupiah dalam periode pajak yang relevan adalah nol (0). Tanggal jatuh tempo laporan pada akhir bulan berikutnya, yaitu tanggal 30 atau 31 bulan setelah periode pajak. Kecuali untuk kondisi tertentu yang dijelaskan dalam peraturan Kementerian Keuangan PER-80 / PMK.03 / 2010, tanggal jatuh tempo bukan akhir bulan berikutnya setelah akhir periode kontrol yang relevan. Jika terlambat untuk melaporkan pemberitahuan PPN, denda sebesar Rp.500.000 (Undangundang KUP Pasal 7 (1))

Published
2019-04-05
How to Cite
, Nina Andriany Nasution. TATA CARA PELAPORAN PAJAK TERHUTANG SURAT PEMBERITAHUAN MASA TERHADAP PAJAK PERTAMBAHAN NILAI PADA CV. BINA REKAYASA. JURNAL PERPAJAKAN, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 37-53, apr. 2019. ISSN 2685-5674. Available at: <https://jurnal.pancabudi.ac.id/index.php/jurnalperpajakan/article/view/451>. Date accessed: 25 may 2022.